Surat Tertutup untuk Admin MangYono.com

Google+adsense+mang+yono+3-+Hampir setahun kurang enam bulan saya gak posting di blog ini. Dan hari ini maksain waktu untuk bisa posting, sebenarnya dari beberapa hari lalu sik.

Insiprasi untuk posting blog adalah dari timeline socmed karyono pemilik blog MangYono.com. Setiap saat setia waktu selalu ada postingan terbaru dari blognya. “orang ini Produktifnya sulit ditandingi,” gumam saya waktu itu.

Entah lah, mungkin karena waktunya dihabiskan cuma untuk ngeblog sehingga konten blognya sangat luar biasa. Kalau harus dilihat dri usianya, Mang Yonio yang kelahiran Januari 1978 itu bukan usia mud alagi. Tapi semangatnya bisa mengalahkan yang muda.

saya patut acungi jempol untuk MangYono. karena semangat untuk berkarya yang digeluti MangYono berbeda dengan yang lainnya. Ngeblog itu bukan perkara sederhana. Untuk mendpatkan satu judul postingan, butuh kejelian melihat, mendengar dan merasakan. Modl itu belum tuntas, kalau belum dituangkan dalam bentuk tulisan.

Menuangkan ide dan gagasan dalam bentuk tulisan bukan sesuatu yang mudah. Sehingga wajar, banyak penulis pemula l;angsung lambaikan tangan ke kamera, saat gagal melewati paragrap pertama.

Namun itu beda di tangan MangYono. Namun di tangan MangYono semuanya tuntas. Ide dalam isi kepalanya dituangkan dengan sistemaaatis, teratur, enak dibaca dan perlu.

Melihat semangat MangYono, seperti saya melihat diri saya waktu awal-awal ngeblog tahun 2000-an. Saking gilanya ngeblog, bayar speedy jebol sekitar 1.3 juta. Ya, ini bukan soal harga, bukan soal biaya, bukan soal keuntungan. Tapi ngeblog adalah soal hobi.

Saya masih sangat yakin dn percaya, MangYono bisa jatuh sakit kalau sehari saja tidak ngeblog. Karena bagi pecandu, blog seperti ruh dan MangYono adlah jiwanya. Keduanya menyatu, bersatu dalam satu irama: tulis terus terus tulis…

salam takjim MangYono