Kablenger Gegara Kancut Pelajar

BywFqlUCIAEKaRmKablenger Gegara Kancut Pelajar, ejaan dan diksi judul itu bukan kesalahan penulisan, tapi yes emang demikian. Bukan Keblinger tapi Kablenger, bukan juga Cangcut atau Kanjut (alamak) tapi emang Kancut. Ini bukan soal otak mesum atau porno. Tapi kalaupun ini difahami mesum atau porno, jangan salahkan saya, tapi salahkan mesum dan porno kenapa nongkrong di otak kita hehehe.

Kablenger Gegara Kancut Pelajar, sebenarnya hanya permainan menempatkan kata saja. yang shahihnya pada Minggu (28/9/2014) kemarin Komunitas Blogger Kreatif Indonesia atau disingkat Kancut Kablenger (nah lho dimana ngepasnya, pas-pasin aja deh) ngadain Kopdar Blogger se Puwarkarta, Subang dan Karawang (Purwasuka) di daerah Wanayasa.

Diantara peserta yang hadir, blogger Subang lah (yang semula dikira kita peserta termuda) ternyata kita orang jadi peserta tertua karena  sebagian besar atau 99% pesertanya adalah pelajar dan mahapelajar. padahal dalam e-KTP editan kita kelahiran 90-an hehe. Sebenarnya gelagat jadi sebutan orang tua sudah dcuriga pas pertama kali ketemu sama salah satu penyelenggara Kopdar, Sudir dan temennya.

Seperti pertemuan orang tua dengan anaknya, Sudir dan temennya ini salaman dengan cium tangan satu perstau perwakilan Blogger Subang. Ga cuma cium tangan saja,  dua orang ini dengan enteng saja manggil kita Bapak.  alamak… Celakanya lagi, pas gerombolan penyelenggara ini datang. Mereka memperlakukan kami seperti orang tua mereka. #TepokJidat #GagalNgaModus. Tapi nasi sudah menjadi bubur, tinggal kasih bawang, ayam goreng dan ati empela saja. Meskipun dalam hati, kami berteriak: bolehlah mereka panggil kita bapak, tapi percayalah kita bisa lebih lugu dan lucu dari mereka #jleb.

Singkat nulis, karena kopi sudah mulai menipis. Mulailah acara resmi Kopdar kancut Kablinger. Pada saat MC yg diam-diam dinobatkan sebagai peserta tercantik (karena cuma dia yg cewek) kita berusaha  keras membalikkan sebutan Bapak, maka bertingkah-lakulah seperti nak-anak yang baru kenal kalimat I Love U honey… dan yes missi berhasil.

saking berhasilnya, acara sampe-sampe kita “ambil alih” maklum kita-kita ini tamu yang ga tau diri hehehe sharing dan tanya jawab seputar per-blogg-an mulai berlangsung, dari mulai tips menulis, strategi menemukan ide saat malas dan sulit menulis, sampai cerita menggali dolar dari kebiasaan menulis atau ngeblog. satu persatu pertanyaan disikat abis sama Blogger Subang yang punya moto “moal gagal”.

Tapi patut dicatat, ini bukan soal kita yang hebat. pangpangnamah karena kabutuhan. Iya kabutuhan income, kabutuhan pemasukan. Alhasil kita bersikeras bagaimana mendapatkan materi dari hobi, tetu dengan cara dan karakter masing-masing.  Mang Brian misalnya, memanfaatkan blog sebagai sarana promosi usahanya di dunia hydroponik. Hasilnya, cukup lumayan. Pelanggannya bisa sampai jawa. Mang Oki, kalau blogger yang ini ga usah dikata. Karena berawal dari ngeblog dia bisa jadi jurnalis, jalan0jalan ke Singapura, sampai dijuluki Bapak Gadget Subang.

Sementara satu blogger lainya, Mang Kiki. Untuk blogger yang satu ini no comment. Karena sejak dibuatnya blog tahun 2010 ke bawah sampai era Jokowi ini, postingan blog-nya hanya 30 kurang satu postingan. Tapi cerdiknya dia, untuk menutupi kekurangan itu dibuatlah web baru subangshop.com. web yang ini murni untuk bisnis. Bisnis apa aja? palugada lah, “apa yg lu mau, gue ada ” kurang lebih begitu.

terus apa lagi ya? hemmm *mikir* l ya emang cuma segitu di Kopodar Kancut Kablenger itu. Karena pas seru-serunya acara, saya nyingkir dan tidur. ngantuknya jack, belum tidur demi dan untuk ngebelain kopdar kancut Kablenger (ngok lebay tingkat Jokowi).  bangun-bangun pas acara popotoan. Terlanjur melekat julukan blogger legeg, dengan wajah kusut pede aja narsis di depan kamera. ngiahaha….

so, masih kepikiran aja dengan sebutan Bapak. yes, kopdar Kablenger kancut emang bikin kita Kablenger Gegara Kancut Pelajar itu hahahahaha l so, asik ketemu kalian, kapan2 kita undang untuk nikmati timbel asli Subang ya ___________________

selamat hari PKI (Pecinta Kopi Item). Sudah berapa gelas kopi item sampe siang ini?