Selamat ulang tahun jiwa

Tepat jam 00.00 WIB, Selasa (24/4/2012) adalah detik pertama berada di usia ke 32 tahun. Hanya selang 4 hari dari hari ulang tahun si kecil, Getsa, Jumat (20/4/2012) kemarin.

Seperti tahun-tahun sebelumnya (sejak lahir), tidak ada lilin atau kue ultah dan nyanyian pengiringnya. Yup, sejak kecil tidak diajarkan untuk itu, dan tidak mau belajar soal itu. Ulang tahun, ya ketemu tanggal dan bulan yang sama, ya bertambah usia.

Tidak ada makna juga dengan usia 32, kecuali tuntutan lebih bertanggung jawab untuk anak-istri dan belajar semakin mencintai Tuhan. Karena, harta termahal adalah keluarga, dan kedamaian yang nyata saat cinta untuk-Nya berbalas.

Dan untuk kenikmatan ini, terhatur nuhun ka Gusti Allah, untuk nafas yang tak bergaransi, untuk rizki yang min haitsu la yahtasib. Muhammad-kan hamba…

Selamat ulang tahun jiwa, selamat ulang tahun ruh. Tetap, MERDEKA!