Cak Nun: Puasa, Kontemplasi Tahunan

Ibadah puasa merupakan sebuah momen sekali dalam setahun yang sebaiknya dirayakan dengan keheningan bukan dengan kemeriahan.

Hal ini karena ibadah puasa pada dasarnya adalah sebuah kontemplasi tahunan, wadah bagi manusia untuk merenung. Demikian disampaikan tokoh intelektual Islam dan juga budayawan, Emha Ainun Najib, Sabtu (21/8/2010), dalam acara Kilau Ramadhan di Masjid Masjid Al-Ittihaad, Tebet, Jakarta.

“Puasa adalah kesempatan pacaran dengan Allah, berdua. Maka dari itu, Idul Fitri pun hanya satu malam yang merupakan puncak dari kesunyian dengan Allah,” ujarnya di hadapan jemaah yang masih antusias mendengarkan siraman rohani Cak Nun meski sudah hampir memasuki tengah malam.

Cak Nun, sapaan akrabnya, pun mengaku keheranan dengan cara perayaan bulan puasa masyarakat yang lebih sering dengan keramaian. “Puasa itu sangat pribadi untuk setiap manusia dan Tuhan. Puasa tidak ada hubungannya dengan Ramadhan karena ini adalah kontemplasi,” ujarnya. Ia melanjutkan, Allah SWT sesungguhnya sudah menciptakan suatu siklus hidup yang dalam setahun diberikan waktu khusus bagi manusia untuk bertafakur, beritikaf, dan berkontemplasi. kompas